My Thoughts, My Views, My Writings

Some of My Thoughts, My Views, My Writings, and my Feelings

Fave Photos
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from yardian28. Make your own badge here.
News
Resep Home Made Baby Food for Working Moms Available on Deeva's Blog
Shout it Out, Guys!
Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x
Hits
Free Hit Counter
Hit Counters
Happy Mother's Day
Friday, December 22, 2006
Ketika hembusan nafas menggores hati :

Mom,
With your smile, you watch me
With your hope, you praise for me
With your happiness, you care for me
With your strength, you fight for me
With your heart, you forgive me
With your sadness, you taught me

With every breath, I love you
With every step, I follow you
With every touch, I miss you
With every tears, I praise for you
With every laugh, I share with you.

Ketika sekelumit kisah terlalu berharga diungkap kata dan semua pujian terlalu singkat melukis cintanya.

Happy Mother's Day
*especially buat Mami, Ibu, dan all the greatest Moms out there

22 Desember 2006 : Yang tau-tau kepengen nulis ginian euy. Puisi bukan, prosa jg bukan. Apa ya ini namanya? well ya inilah hasilnya itu.

Labels: ,

posted by yardian @ 9:20 AM   0 comments
The Birthday Boy
Thursday, December 14, 2006
7 Desember, masku sudah 27 tahun. Masih muda, udah mo rada tuaan dikit, hehehe..
Kado ultah bisa dibilang ga ada, cuma ada request yg gue penuhi aja. Girang deh die, hakhakhakhak!!

Pagi-pagi kita udah beli kue buat anak-anak kantornya.
Gue sendiri akhirnya memutuskan untuk ambil cuti dari kantor just to stay at home dengan mas Budi dan baby Dee. Lumayan juga spend times nya di work day, hihihiih..jarang-jarang kan kita bisa tidur siang bertigaan gitu.

Karena ultahnya jatuh di hari kerja, rame-rameannya kita undur di wiken deh.

Anyway, pas wiken Sabtu lalu, kita bikin acara keluarga ajah, ngundang adik-adikku, mami papi, Dilla, dan sepupu-sepupu maskuw, (total anggota termasuk keluarga kita ada sekitar 14 orang) untuk makan-makan di rumah. Sederhana aja. Ayam bakar, sate sapi, ikan bakar, jagung bakar, rujak sayur (dari si mami), sambel terasi, sambel mangga, dan sambel gandaria..Hihiihihi..yang bikin seru ya 3 item terakhir ini deh.


Ultah kan ga seru ya klo ga ada kue. Jadi, jumat malem gue udah lembur nyiapin kue. Cakenya sih biasa aja. Topping dan decoratingnya yg ga biasa. Gue bikin photo cake, alias kue yg di atasnya ada foto2nya si mas yg bisa dimakan. Dari dia umur 3 bulan, sampe foto terakhir pas thn lalu.


Sabtu paginya, bangunin dia dengan nyanyi bisik-bisik (krn baby masih tidur) sambil bawa kue. Tp ga pake lilin, ga sempet beli, heheh.
Trus abis nanya, apa fotonya bs dimakan & dari bahan apa, dia comot itu hiasan foto dia di atas kue, sambil komen :"I eat Me". Halah!!
Mas..mas...sekarang kita potong kuenya dan gantian Gue yg makan dirimuuu!!!

Labels:

posted by yardian @ 9:07 AM   5 comments
Istimewanya Perempuan
Monday, December 04, 2006
This article is taken from an email I received.
Bukannya ga mau nyebutin sumber aslinya, tapi sayang di email itu ga disebutin. So maaf ya gue ga maksud plagiat or membajak. Cuma mau meneruskan great articles aja.

Kaum feminis bilang susah jadi wanita (iyah, gue juga brasa lhow) , lihat saja peraturan dibawah ini :
**1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
**2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
**3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
**4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
**5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
**6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
**7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
**8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.

Pernahkah kita lihat sebaliknya?

**1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
**2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
**4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu / wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak? **5.Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya?
**6.Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabk an terhadap 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
**7.Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.
**8.Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita .... kan?

Nah..jadi berasa deh betapa gue yang sebagai wanita disayang Allah, hehehhehehe.

**Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumnya/peraturann ya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia. *

Labels:

posted by yardian @ 2:00 PM   0 comments
We're (Just) Women
Beberapa hari terakhir ini ada yang mengusik gue.

-Baca selentingan berita kalau Aa Gym menikah lagi. Dalam hati sih percaya, tp belum menemukan bukti otentik.
-One of my highschool mate nanya. Kenapa gue milih mas Budi as my husband, dan kenapa gue bisa yakin he's the one
-Sekilas nonton press confnya Aa Gym yang didampingin ama Teh Ninih.

So gue menulis di blog ini for reasons above, yang entah kenapa saling terkait satu sama lain.

Serius nih, dan gue frankly speaking, tanpa berniat mencela, menghujat, atau menghakimi pihak manapun. So gue jg ga akan minta maaf sebelum dan sesudah gue nulis blog ini.
HELL YEAH, ini kan blog gue yak..hahahahha..

Diantara waktu gue yang sedikit dalam kapasitas jadi istri, ibu, anak, sister, bos, dan bawahan, gue tetep selalu berpikir dalam label "MySelf".
Myself think despite of everyone's said and done.

All of the "happenings" above muara di satu hal , yaitu titik dua adalah Poligami.
Sikap gue akan hal ini jelas dan pasti (at least sampe detik gue nulis ini) yaitu titik dua adalah bisa nerima bahwa hal itu tidak haram, dan tidak juga memperkenankan hal itu terjadi di diri gue.

Buat gue, berani merit means berani cerai. Ada titik dimana kita ga bisa 100% patuh ke suami dan diperkenankan untuk itu.
Buat gue, BIG NO NO for poligami. Bukan alasan karena 'tidak adil', 'seuai agama', ato yg sejenisnya. But simply karena hati gue belum bisa nerima. Dan entah kapan bisa nerima, mungkin malah ga bisa nerima sampai kapan pun ya.

Klo di break down :
1. Menikah, punya suami --> kalau mau diliat sisi jeleknya, capek, ngurusin suami, ga bisa seenak jidat, penghasilan jd sharing, ngatur ekonomi RT.
2. Menikah, punya anak dari suami --> coba liat penampakan badan sekarang..biar tetep langsing, biar tetep kenceng, tetep aja ga bisa dibandingin dengan being single or before gave birth
3. Menikah, being wife, being mom --> takes 100% mind, body and soul untuk handle jadi mom and wife.
Ga menampik sisi baik, karena dari menikah dan punya anak, a lot of happiness and amazing things happen :)

Wajib patuh ke suami
Wajib ngurus suami
Wajib ngurus anak
Wajib ngurus RT
Wajib jadi istri yang baik
Wajib jadi ibu yang baik
Wajib....
Wajib....
Wajib...
and suddenly 15-20 years from now, suami lo nikah lagi : YEAH RIGHT!!!!!!!!!

Jadi nonsense aja menurut gue kalau ada perempuan yang bisa rela dan ikhlas begitu. Not even istrimu Aa.
However, dari konferensi pers yang gue liat sekilas (yang menampakkan wajah teh Ninih nahan emosi jiwa), gue bisa paham kenapa dia akhirnya 'mengijinkan' suaminya menikah lagi (even sebenernya ga ijin jg gpp, tp sukur Aa Gym jujur dan masih respek ke istrinya).

This is the line she said, yang membuat gue mengerti keputusan dia : "Tidak boleh kita mencintai suami lebih dari cinta kita terhadap Allah"

Kalo si mamiku :"Mungkin dia mencari surga Allah"

Those lines make me think :"is that so?"

Bukannya mo mengingkari apa yang ada di kitab suci Al Qur'an.

Mending cerai daripada hati ini tidak ikhlas, perbuatan kita dan tindak tanduk kita pun tidak disertai dengan kerendahan hati dan keikhlasan jiwa, di depan suami muka kita jg ga ada indah-indahnya karena memendam luka perihhhhh di hati, dan di hadapan Allah kita juga dosa karena kecewa terhadap suami.

Mending cerai daripada gue find out suami gue tidak nikah lagi, tapi akhirnya zina. Halah..dia yang zina tapi gue juga yg masuk neraka karena menyebabkan hal itu.

We're Just Women.
But we are very strong.
We hold the Men's power key.
Behind a success Man, there's a supportive Women.
Man comes from a woman.
We Call the world Mothernature.

My beloved hubby janji 1 hal yang akan gue pegang sampe mati dan bener-bener gue pegang sebagai hutang.
If poligamy will come between us, gue harus tahu. So when the time comes, I shall ask for divorce and he has to approve it.

Jadi saya berprinsip harus tahu kalao suami saya nantinya mau kawin lagi. Jadi ga nikah bawah tangan ato ngumpet-ngumpet gitu. Bukannya mo ngasi ijin ato restu seperti halnya teh Ninih, tapi yah buat mengakhiri ikatan diantara saya dan suami. Biar adil aja dan damai sejahtera buat semuanya. Gituh loh pembaca blogkuww..

Jangan pernah berharap sama manusia.
Gue akan sangat bersyukur if gue dan suami bisa berjodoh sampai akhirat.
Tapi ini juga dengan ijin Allah. Berharap sama Allah.
Meanwhile, prepare yourself for unwanted thing like this. Coz we'll never know.

Jadi gue akan tetep mempunyai identitas sebagai manusia, perempuan, pribadi unik, punya prinsip. Terserah akan diwujudkan dalam hal apa, as long as itu positif dan memang tidak mengganggu identitas kita sebagai istri dan ibu.
Buat temen-temenku sesama wanita, plis plis plis jangan tergantung dengan suami. Jangan juga berharap banyak dengan manusia lain.
Semoga dengan kesadaran itu membuat kita cukup kuat menghadapi hidup dengan ridho Allah.
We will never walk alone in this universe as long as we have Allah's blessing.

Labels: , ,

posted by yardian @ 11:59 AM   6 comments
About Me

Name: Yardian Wensdi
Home: Jakarta, Indonesia, Dunia, Bumi
About Me: A new mommy, a wife, a career woman, a lazy girl
Previous Post
Archives
Links
Powered by

Free Blogger Templates

I heart FeedBurner



BLOGGER

© 2005 My Thoughts, My Views, My Writings Template by Isnaini Dot Com